Minggu, 17 November 2013

Tugas Softskill 3

IDEOLOGI DAN PANDANGAN HIDUP

Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama di balik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit. Macam-macam ideologi yang ada di dunia yaitu : 
1. Konservatisme
Inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada, mempertahankan kestabilan, baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. Tidak jarang pula bahwa pola pemikiran ini dilandasi oleh kenangan manis mengenai kondisi kini dan masa lampau.
Filsafatnya : Bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan. Oleh karena itu, sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap, tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan.
landasan pemikiran : Bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat.
system pemerintahan : demokrasi, otoriter.
Positif : Berkembang secara bertahap sesuai dengan kemampuan suatu negara.
Negatif : Masyarakat di atur oleh aturan yang ketat sehingga aspirasi mereka kurang di perhatikan

2. Anarkisme
Inti pemikiran : Menciptakan masyarakat tanpa hirarkis.
Landasan pemikiran : Ketiadaan aturan-aturan, adalah sebuah format yang dapat diterapkan dalam sistem sosial dan dapat menciptakan kebebasan individu dan kebersamaan sosial. Anarkis melihat bahwa tujuan akhir dari kebebasan dan kebersamaan sebagai sebuah kerjasama yang saling membangun antara satu dengan yang lainnya.
Sistem Pemerintahan : Sosialis tanpa pemerintahan
Positif : Tidak ada pengekangan, tidak ada perbedaan antara pemimpin dan bawahan karena tidak adanya sistem pemerintahan yang mengatur.
Negatif : Metode gerakan dengan menggunakan aksi langsung (perbuatan yang nyata) sebagai jalan yang ditempuh, yang berarti juga melegalkan pengrusakan, kekerasan, maupun penyerangan. Selama hal tersebut ditujukan untuk menyerang kapitalisme ataupun negara.

3. Komunisme
Inti pemikiran : Perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas di masyrakat.
Landasan Pemikiran : a. Penolakan situasi dan kondisi masa lampau,baik secara tegas maupun tidak.
b. Analisa yang cenderung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada.
c. Berisi resep perbaikan untuk masa depan.
d. Rencana-rencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda2.
Sistem pemerintahan : Otoriter/totaliter/diktator.
Positif : Tidak ada perbedaan antar golongan,ras,dsb.
Negatif : Kekerasan sebagai dasar pemikiran,kemauman masyarakat tidak bisa di salurkan.

4. Marxisme
Inti pemikiran : Teori nilai tenaga kerja.
Filsafat : dialectical and historical materialism
Landasan pemikiran : Adanya ketidakadilan dan pemaksanan terhadap kaum buruh (Protelar) yang dipaksa utk bekeraja berjam-jam dengan upah minimum dan hasil kerja mereka di nikamati oleh kaum kapitalis.masalah ini timbul karena adanya kepemilikan pribadi dan pengusaaan kekayaan yang di dominasi oleh orang-orang kaya.
Sistem pemerintahan : -
Positif : keadilan dalam kehidupan serta pemerataan terhadap segala hal.
Negatif : Pemberontakan terhadap kaum kapitalis sehingga negara sulit untuk berkembang.

5. Feminisme
Inti pemikiran : Emansipasi Wanita
Landasan Pemikiran : Bahwa wanita tidak hanya berkutat pd urusan wanita saja melainkan jg dapat melalkukan seperti apa yangsi lakukan pria,wanita dapat melakukan apa saja.
Sistem pemerintahan : Demokrasi
Positif : Berkurangnya penindasan terhadap kaum perempuan
Negatif : Banyakanya perceraian dikarenakan kaum feminisme tidak mau diatur oleh pria sebagai suami karena adanya pengekaan terhadap mereka.

6. Fasisme
Inti pemikiran : Negara di perlukan untuk mengatur masyarakat.
Filsafat : Rakyat di perintah dengan cara-cara yang membuat mereka takut & dengan demikian patuh pada pemerintah, kemudian, pemerintah mengatur segalanya menegnai apa yg di perlukan dan apa yang tidak di perlukan oleh rakyat.
Landasan pemikiran : Suatu bangsa perlu mempunyai suatau pemerintahan yg kuat dan berwibawa sepenuhnya atas berbagai kepentingan rakyat & dalam hubungan dengan bangsa-bangsa lain.
Sistem pemerintahan : Otoriter
Positif : Negara mengatur semuanya sehingga rakyat tidak perlu susah untuk apapun.
Negatif : Rakyat harus patuh penuh terhadap pemerintah sehingga aspirasi mereka tidak di perdulikan, kemudian demokrasi dan hak asasi manusia di abaikan.

7. Demokrasi
Inti pemikiran : Kedaulatan di tangan rakyat.
Filsafat : menurut Dr. M. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dr prinsip demokrasi, yaitu:
a. Ditilik dari pangkal tolak & perimabngan yang benar, bahwa system ini dimaksudkan untuk kepentingan social dan bukan untuk kepentingan individu.
b. Unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi.
c. Opini Umum dan Pengaruhnya.
Landasan pemikiran : rakayat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan, yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah / eksekutif.
Sistem pemerintahan : Demokrasi
Positf : rakyat menentukan kemana negara akan di bawa.
Negatif : Negara akan rancu karena banyak ide dan paham yang muncul

8. Liberalisme
Inti pemikiran : Kebebasan individu
Landasan pemikiran : Bahwa manusia pada hakikatnya adalah baik, tanpa harys si dakanya pola-pola peraturan yang ketat & bersifat memaksa terhadapnya.
Sistem pemerintahan : Demokrasi.
Positif : Kebebasan milik siapapun tanpa adanya aturan yang mengikat.
Negatif : tidak adanya aturan,tidak adanya kehidupan bermasyarakat secara sosial.

9. Sosialisme
Inti pemikiran : Kolektifitas,kebersamaan,gotong royong.
Filsafat : Pemerataan dan kesederajatan bahwa pengaturan agar setiap org diperlakukan sama & ada pemerataan dalam berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja, pemerataan kesempatan berusaha,dll).
Landasan pemikiran : Masyarakat dan pemerintahan adalah suatu pola kehidupan bersama, karena manusia tdk dapat hidup sendiri & kehidupan manusia akan lebih baik jika ada kerja sama melalui fungsi yg dilaksanakn oleh negara.
Sistem pemerinahan : Demokrasi, otoriter
Positif : Negara kan berkembang karena adanya kerja sama dan saling mendukung antara satu dgn yg lain.
Negatif : Akan adanya kesalahpahaman karena ada sekelompok golongan yang menganggap mereka adalah olongan yang kaya,kerakusan dan ketamakan.  


Ideologi Agama adalah ideology yang bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci suatu agama . Ciri – ciri ideology agama antara lain :
  • Urusan Negara dan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan hukum agama.
  • Hanya ada satu agama resmi dalam suatu Negara.
Negara berlandaskan agama.
 
Ideologi Islam  al-'islāmiyya adalah sistem politik yang berdasar akidah agama Islam. istilah dan definisi ideologi Islam mempunyai istilah dan definisi yang berbeda-beda di antara para pemikir terkemuka Islam.
Islam dilahirkan dari proses berfikir yang menghasilkan keyakinan yang teguh terhadap keberadaan (wujud) Allah sebagai Sang Pencipta dan Pengatur Kehidupan, alam semesta dan seluruh isinya, termasuk manusia. Darinya lahir keyakinan akan keadilan dan kekuasaan Allah Yang Maha Tahu dan Maha Pengatur, Allah telah mewahyukan aturan hidup, yaitu syariat Islam yang sempurna dan diperuntukkan bagi manusia. Syariat Islam tersebut bersumber pada Al Qur'an dan Al Hadist. Dari keyakinan ini tumbuhlah keyakinan akan adanya rasul dari golongan manusia, yang menuntun dan mengajarkan manusia untuk mentaati penciptanya, dan meyakini akan adanya hari perjumpaan dengan Allah SWT. Aturan hidup yang dimaksud merupakan aturan hidup yang bersumber dari wahyu Allah. Aturan ini mengatur berbagai cara hidup manusia yang berlaku dimana saja dan kapan saja, tidak terikat ruang dan waktu. Dari peraturan yang mengikat individu ataupun masyarak dan bahkan sistem kenegaraan. Seluruhnya ada diatur dalam Islam.

Ciri ideologi Islam
Di bawah ini adalah ciri-ciri ideologi Islam menurut beberapa pihak:
  • Sumber: Wahyu Allah SWT kepada Rasullah SAW. Menjadi landasannya.
  • Dasar kepemimpinan ideologis: La ilaha illallah (menyatukan antara hukum Allah SWT dengan kehidupan).
  • Kesesuaian dengan fitrah: Islam menetapkan manusia itu lemah. Jadi, segala aturan apapun harus berasal dari Allah SWT lewat wahyu-Nya.
  • Pembuat hukum dan aturan: Allah SWT lewat wahyu-Nya. Akal manusia berfungsi menggali fakta dan memahami hukum dari wahyu.
  • Fokus: Individu merupakan salah satu anggota masyarakat. Individu diperhatikan demi kebaikan masyarakat, dan masyarakat untuk kebaikan individu.
  • Ikatan perbuatan: Seluruh perbuatan terikat dengan hukum syaro'. Perbuatan baru bebas dilakukan bila sesuai dengan hukum syaro'.
  • Tujuan tertinggi yang hendak dicapai: Ditetapkan oleh Allah SWT, sebagaimana telah dibahas.
  • Tolak ukur kebahagiaan: Mencapai ridho Allah SWT, yang terletak dalam ketaatan dalam setiap perbuatan.
  • Kebebasan pribadi dalam berbuat: Distandarisasi oleh hukum syaro'. Bila sesuai, bebas dilakukan. Bila tidak, maka tidak boleh dilakukan.
  • Pandangan terhadap masyarakat: Masyarakat merupakan kumpulan individu yang memiliki perasaan dan pemikiran yang satu serta diatur oleh hukum yang sama.
  • Dasar perekonomian: Setiap orang bebas menjalankan perekonomian dengan membatasi sebab pemilikan dan jenis pemiliknya. Sedangkan jumlah kekayaan yang dimiliki tidak boleh dibatasi.
  • Kemunculan sistem aturan: Allah SWT telah menjadikan bagi manusia sistem aturan untuk dijalankan dalam kehidupan yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW. Manusia hanya memahami permasalahan, lalu menggali hukum dari Al Qur'an dan As sunnah.
  • Tolok ukur: Halal dan haram.
  • Penerapan hukum: Atas dasar ketakwaan individu, kontrol masyarakat dan penerapan dari masyarakat.
Selain ciri-ciri diatas, ideologi Islam juga memiliki beberapa karakteristik. Antara lain:
Ide
  • Aqidah 'aqliyyah: Rukun Iman
  • Etika: Jalan yang lurus
  • Penyelesaian masalah hidup: Identetan hukum dalam ibadah, sosial masyarakat, ekonomi , pemerintah, pendidikan, pengadilan, dan akhlak.
Metode
  • Penerapan: Khalifah Islamiyah
  • Penjagaan: Hukum Islam
  • Penyebarluasan ideologi: Dakwah dan jihad
Penganut ideologi Islam percaya jika sebelum kehidupan adalah berasal dari Allah SWT, saat kehidupan bertujuan untuk mendapatkan ridha-Nya, dan setelah meninggal kembali kepada-Nya dengan pertanggungjawaban.
Penerapan ideologi Islam
Ideologi Islam mulai dijelmakan dalam sistem pemerintah Islam sejak tahun 622 masehi di Madinah oleh Rasullah Muhammad SAW. Sepanjang riwayatnya, ideologi ini mampu memberikan solusi dan kemakmuran bagi masyarakatnya. Namun, ideologi Islam tak lagi diterapkan sejak 3 Maret 1924, saat runtuhnya Khalifah Turki Ustmani. Sejak saat itu, Islam sebagai ideologi tak lagi diterapkan secara menyeluruh.

Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia

            Dalam pengertian ini, Pancasila disebut juga way of life, weltanschaung, wereldbeschouwing, wereld en levens beschouwing, pandangan dunia, pandangan hidup, pegangan hidup dan petunjuk hidup. Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai petunjuk arah semua semua kegiatan atau aktivitas hidup dan kehidupan dalam segala bidang.
             Hal ini berarti bahwa semua tingkah laku dan tindakan pembuatan setiap manusia Indonesia harus dijiwai dan merupakan pencatatan dari semua sila Pancasila. Hal ini karena Pancasila Weltanschauung merupakan suatu kesatuan, tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain, keseluruhan sila dalam Pancasila merupakan satu kesatuan organis. 

Kesimpulan :
Jadi pandangan hidup bangsa adalah dimana suatu pandangan Negara terhadap masa depannya, setiap warga yang menganut suatu system tersebut maka akan menerapkan pandangan untuk pandangan negaranya. Pandangan hidup di Negara lain beda system dan beda ideology maka, setiap Negara yang menganut pandangan hidup apapun maka akan menerapkan di dalam kehidupannya masing-masing untuk menjadi warga yang baik.

Referensi :


Senin, 28 Oktober 2013

Tugas Softskill 2


MANUSIA DAN PENDERITAAN


Kita terlebih dahulu mengetahui apa itu penderitaan?,penderitaan adalah sebuah peristiwa,baik itu penderitaan lahir ataupun batin,yang membuat kita merasa kecewa,putus asa,bersedih,galau.Penderitaan kadang berasal dari tuhan yang disebut takdir kadang  pula dari perbuatan kita dimana lampau.

Sedangkan manusia bisa didefinisikan sebagai makluk ciptaan tuhan yang memiliki derajan yang tinggi diantara makluk lainya oleh karena itu manusia diberi akal pikir untuk melangsungkan hidupnya

Penderitaan manusia itu ada dua macam yaitu penderitaan batin dan fisik,penderitaan batin bisa diartikan sebuah kekecewaan,kesedihan,keputus asaan,yang dialami seseorng yang dirasakan dalam hati, contohnya ketidak sependapatan dengan orangtua tentang sebuah argument akhirnya si anak merasa kecewa terhadap keputusan orang tuanya.Penderitaan fisik yaItu penderitaan yang dialami seseorang yang menderita adalah fisiknya,contohnya adalah seorang anak yang dipukuli seoranngayah.

Oleh karena itu manusia tidak bisa lepas dari sebuah penderitaan hal ini tergantung bagai mana seharusnya kita menyikapi penderitaan tersebut agar kita bisa lebih bekerja keras lagi mealui pe nderitaan,sikap optimis menghadapi penderitaan dan mengubah penderitaan tersebut menjadi guru dalam kehudupan kita supaya tetap iklas dan tawakal  menjalaninya,selain itu jika penderitaan tersebut berpengaruh negative pada seseorang akan membuat orang bnuh diri tak percaya agama,anti kawan dan melakukan kekerasan terhadap orang lain.

 

Contoh subjek yang mengalami penderitaan nya, seperti Bapak BJ.Habibie, beliau mengalami banyak penderitaan di masa pemerintahannya. Ia adalah pemimpin di masa revolusi. Ia menjabat menjadi presiden ketika Soeharto turun dari masa pemerintahannya. Ketika itu beliau menjabat untuk menggantikan sementara memerintah bangsa Indonesia. Saat ia dalam pemerintahannya, ia di fitnah oleh masyarakat umum telah mengkorupsi uang Negara dan hasilnya adalah rumah yang ditepatinya, Padahal rumah yang ia tepati adalah rumah yang ia dapatkan sebelum menjabat sebagai Presiden, ia mendapat banyak fitnah dari berbagai kalangan. Dan pada akhirnya ketika ia mengajukan laporan penanggungjawabannya kepada MPR, itu ditolak, maka ia tidak dapat mencalonkan diri lagi. Setelah itu ia turun dari masa pemerintahannya maka dari itu, pada saat pemerintahannya banyak demo dan akhirnya ia tidak dapat melanjutkan masa kepemimpinannya.

 

Setelah ia selesai menjabat istrinya Ibu Ainun mendapatkan sakit kanker, dan istrinya pun meninggal, ibu ainun adalah wanita yang sangat ia cintai, penderitaan beliau tidak selesai setelah pemerintahannya, istrinya meninggal pun adalah salah satu penderitaan yang beliau alami.

Referensi :



1.      experiencehttp://irmalasarirasyeid.wordpress.com/artikel-manusia-dan-keindahan/


3.      FILM HABIBIE dan AINUN

Sabtu, 05 Oktober 2013

Tugas Softskill

Budaya Yang Terlupakan
 
Oke, sebelum kita lebih jauh mendalam membahas mengenai budaya yang terlupakan, mari kita ingat budaya apa saja yang sudah terlupakan atau mungkin jarang kita temui di era globalisasi seperti ini? Banyak sekali bukan? Mari kita mulai satu persatu.
                Semua orang sudah mengetahui bahwa lagu wajib harus selalu kita nyanyikan di setiap upacara bendera, seperti pada hari senin yang sangat diwajibkan untuk mengadakan upacara bendera dan menyanyikan lagu wajib bangsa Indonesia. Di setiap sekolah mulai dari pendidikan Sekolah Dasar hingga pendidikan Sekolah Menengah Atas sudah pasti mereka melakukan upacara bendera pada hari senin saja. Hanya terhenti pada Sekolah Menengah Atas tidak pada universitas,  setelah mereka lulus dari Sekolah Menengah Atas sudah otomatis sebagian besar dari mereka melanjutkan ke perguruan tinggi, setelah mereka mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, budaya menyanyikan lagu wajib nasional dan upacara bendera sudah tidak lagi dilakukan, mengapa seperti itu? Mungkin banyak alas an dari masing-masing orang, tapi yang pasti di perguruan tinggi saat ini jarang ada yang ingin melakukan upacara bandera seperti yang sering dilakukan pada setiap sekolah.
                Itu adalah salah satu wujud budaya yang terlupakan, ada contoh lainnya, seperti permainan anak-anak, banyak perbedaan dari permainan anak-anak jaman dahulu dengan jaman yang sekarang, jaman dahulu permainan anak-anak seperti kelereng, mobil-mobilan dengan kulit jeruk, atau mungkin permainan petak umpet, tapi di jaman yang canggih seperti ini sudah jarang sekali dilihat permainan anak-anak seperti itu karena kebanyakan dari mereka sangat suka sekali menggunakan gadget atau smartphone yang sudah terkontaminasi oleh jaman yang canggih ini, mereka lebih cenderung memainkan handphone atau mungkin pergi ke warnet untuk memainkan permainan internet seperti ayo dance, poker atau mungkin jejaring social seperti facebook, twitter atau jejaring sosial lainnya. Permainan anak-anak jaman dahulu dengan jaman yang sekarang sangat mencolok sekali perbedaannya, maka dari itu kita seharusnya lebih menekankan permainan anak-anak yang sewajarnya, yang memang pantas mereka mainkan sesuai dengan usia mereka saat itu.
                Itulah beberapa contoh dari budaya yang terlupakan pada era globalisasi, masih banyak contoh mengenai budaya yang terlupakan, yang tidak dapat kita sebutkan, namun dapat kita gambarkan beberapa contoh budaya yang terlupakan pada saat ini, mulai sekarang kta harus belajar pada budaya kita dahulu karena tanpa adanya budaya dahulu, kita tidak dapat mempelajari budaya asli Indonesia.